Posted by : Unknown
10 Nov 2015
PENGERTIAN
Paragraf atau alinea adalah suatu bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat. Dalam upaya menghimpun beberapa kalimat menjadi paragraph, yang perlu diperhatikan adalah kesatuan dan kepaduan. Kesatuan berarti seluruh kalimat dalam paragraf membicarakan satu gagasan(gagasan tunggal).Kepaduan berarti seluruh kalimat dalam paragraf itu kompak, saling berkaitan mendukung gagasan tunggal paragraf.
Dalam kenyataannya kadang-kadang kita menemukan alinea yang hanya terdiri atas satu kalimat, dan hal itu memang dimungkinkan. Namun, dalam pembahasan ini wujud alinea semacam itu dianggap sebagai pengecualian karena disamping bentuknya yang kurang ideal jika ditinjau dari segi komposisi, alinea semacam itu jarang dipakai dalam tulisan ilmiah. Paragraf diperlukan untuk mengungkapkan ide yang lebih luas dari sudut pandang komposisi, pembicaraan tentang paragraf sebenarnya ssudah memasuki kawasan wacana atau karangan sebab formal yang sederhana boeh saja hanya terdiri dari satu paragraf. Jadi, tanpa kemampuan menyusun paragraf, tidak mungkin bagi seseorang mewujudkan sebuah karangan.
PENGERTIAN MENURUT PARA AHLI
Menurut Arifin dan S. Amran Tasai (2006:125) “Paragraf adalah seperangkat kalimat yang membicarakan suatu gagasan atau topik”. Kalimat dalam paragraf memperlihatkan kesatuan pikiran atau mempunyai keterkaitan dalam membentuk gagasan atau topik tersebut.
Menurut Akhaidah dan kawan-kawan (1999:144) "Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiran yang didukung oleh semua kalimat dalam paragraf tersebut, mulai dari kalimat pengenal, kalimat utama atau kalimat topik, kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. Himpunan kalimat ini saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk suatu gagasan."
FUNGSI PARAGRAF
Menampung Ide PokokParagraf berfungsi untuk menampung berbagai ide pokok sang penulis.
Membantu Memahami Isi
Sebagai sarana yang membantu para pembaca memahami isi. Andai tidak ada paragraf pasti para pembaca akan sulit membedakan kapan sang penulis memberikan ide pokok yang berbeda.
Membantu Menguraikan Masalah
Paragraf juga dapat membantu penulis mengembangkan semua ide yang ada agar terurai secara jelas dan sistematis agar dipahami oleh pembaca.
Memulai pokok pikiran baru
Paragraf membantu penulis dan pembaca membedakan ide pokok satu paragraf dengan paragraf lain. Sehingga tujuan para penulis tersampaikan secara baik.
SYARAT SYARAT PARAGRAF
Paragraf yang efektif harus memenuhi dua syarat ,yaitu adanya kesatuan dan kepaduan.1. Kesatuan paragraf
Sebuah paragraf dikatakan mempunyai kesatuan jika seluruh kalimat dalam paragraf hanya membicarakan satu ide pokok ,satu topik / masalah. Jika dalam sebuah paragraf terdapat kalimat yang menyimpang dari masalah yang sedang di bicarakan, berarti dalam paragraf itu terdapat lebih dari satu ide atau masalah.
2. Kepaduan paragraf
Seperti halnya kalimat efektif , dalam paragraph ini juga dikenal istilah kepaduan atau koherensi. Kepaduan paragraf akan terwujud jika aliran kalimat berjalan mulus dan lancer serta logis. Untuk itu, cara repetisi, jasa kata ganti dan kata sambung, serta frasa penghubung dapat dimanfaatkan.
JENIS JENIS PARAGRAF
Paragraf memiliki banyak ragamnya. Untuk membedakan paragraf yang satu dari paragraf yang lain berdasarkan kelompoknya,yaitu :
- Jenis paragraf menurut posisi kalimat topiknya.
- Jenis paragraf menurut sifat isinya.
- Jenis paragraf menurut fungsinya dalam karangan.
Jenis paragraf menurut posisi kalimat topiknya.
- Paragraf deduktif adalah jenis paragraf yang menempatkan kalimat topik pada awal paragraf
- Paragraf induktif adalah jenis paragraf yang menempatkan kalimat topik pada akhir paragraf
- Paragraf deduktif-induktif adalah jenis paragraf yang menempatkan kalimat topik pada awal dan akhir paragraf
- Paragraf Ineratif adalah jenis paragraf yang inti paragraf di tengah-tengah paragraf.
Jenis paragraf menurut sifat isinya.
- Paragraf eksposisi adalah paragraf yang menginformasikan atau memaparkan pokok masalah.
- Paragraf argumentative adalah paragraf yang mengemukakan suatu pikiran dengan alasan logis.
- Paragraf deskriptif adalah jenis paragraf yang memerikan suatu suasana, area, dan benda.
- Paragraf naratif adalah jenis paragraf yang menceritakan suatu masalah.
- Paragraf persuasif adalah jenis paragraf yang memengaruhi atau merajuk orang tentang sesuatu.
Jenis paragraf menurut fungsinya dalam karangan.
Paragraf Pembuka
Bertujuan mengutarakan suat aspek pokok pembicaraan dalam karangan .
Sebagai bagian awal sebuah karangan, paragraf pembuka harus di fungsikan untuk:
- Menghantar pokok pembicaraan
- Menarik minat pembaca
- Menyiapkan atau menata pikiran untuk mengetahui isi seluruh karangan.
Paragraf Pengembang
Bertujuan mengembangkan pokok pembicaraan suatu karangan yang sebelumnya telah dirumuskan dalam alinea pembuka. Paragraf ini didalam karangan dapat difungsikan untuk:
- Mengemukakan inti persoalan
- Memberikan ilustrasi
- Menjelaskan hal yang akan diuraikan pada paragraf berikutnya
- Meringkas paragraf sebelumnya
- Mempersiapkan dasar bagi simpulan.
Paragraf Penutup
Paragraf ini berisi simpulan bagian karangan atau simpulan seluruh karangan. Paragraf ini sering merupakan pernyataan kembali maksud penulis agar lebih jelas. Mengingat paragraf penutup dimaksudkan untuk mengakhiri karangan. Penyajian harus memperhatikan hal sebagai berikut :
- Sebagai bagian penutup,paragraf ini tidak boleh terlslu psnjsng
- Isi paragraf harus berisi simpulan sementara atau simpulan akhir sebagai cerminan inti seluruh uraian
- Sebagai bagian yang paling akhir dibaca, disarankan paragraf ini dpat menimbulkan kesan yang medalam bagi pembacanya
Sumber :