Posted by : Unknown 2 Nov 2015




Pengertian Kalimat Efektif

Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili gagasan pembicara atau penulis serta dapat diterima maksudnya/arti serta tujuannya seperti yang dimaksud penulis /pembicara. Kalimat efektif dapat dikatakan efektif jika kalimat tersebut berhasil menyampaikan pesan, pikiran, gagasan, perasaan pemberitahuan sesuai dengan maksud si pembicara atau penulis.

Beberapa definisi kalimat efektif menurut beberapa ahli bahasa :

Kalimat efektif adalah kalimat yang bukan hanya memenuhi syarat-syarat komunikatif, gramatikal, dan sintaksis saja, tetapi juga harus hidup, segar, mudah dipahami, serta sanggup menimbulkan daya khayal pada diri pembaca. (Rahayu: 2007)


Kalimat efektif adalah kalimat yang benar dan jelas sehingga dengan mudah dipahami orang lain secara tepat. (Akhadiah, Arsjad, dan Ridwan:2001)


Kalimat efektif adalah kalimat yang memenuhi kriteria jelas, sesuai dengan kaidah, ringkas, dan enak dibaca. (Arifin: 1989)


Kalimat efektif dipahami sebagai kalimat yang dapat menyampaikan informasi dan informasi tersebut mudah dipahami oleh pembaca. (Nasucha, Rohmadi, dan Wahyudi: 2009)


Kalimat efektif di pahami sebagai sebuah kalimat yang dapat membantu menjelaskan sesuatu persoalan secara lebih singkat jelas padat dan mudah di mengerti serta di artikan. (ARIF HP: 2013)

Ciri Ciri Kalimat Efektif

Kesepadanan


Suatu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa.
Contoh:

  • Amara pergi ke sekolah, kemudian Amara pergi ke rumah temannya untuk belajar. (tidak efektif)
  • Amara pergi ke sekolah, kemudian kerumah temannya untuk belajar. (efektif) 


Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata

Dalam membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda)
Contoh:

  • Mahasiswi perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (tidak efektif)
  • Mahasiswi yang kuliah di perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah. (efektif) 


Kehematan

Kehematan dalam kalimat efektif maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.
Contoh:

  • Karena ia tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama belajar di rumahku. (tidak efektif)
  • Karena tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (efektif) 


Kelogisan

Bahwa ide kalimat itu dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Contoh:

  • Untuk mempersingkat waktu, kami teruskan acara ini. (tidak efektif)
  • Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini. (efektif) 

Kesatuan atau Kepaduan

Maksudnya adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.
Contoh:

  • Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu. (tidak efektif)
  • Kita harus mengembalikan kepribadian orang-orang kota yang sudah meninggalkan rasa kemanusiaan. (efektif) 


Keparalelan atau Kesejajaran

Adalah kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu.
Contoh:

  • Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (tidak efektif)
  • Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan. (efektif)

  • Harga sembako dibekukan atau kenaikan secara luwes. (tidak efektif)
  • Harga sembako dibekukan atau dinaikkan secara luwes. (efektif)

Ketegasan

Ketegasan atau penekanan ialah suatu perlakuan penonjolan terhadap ide pokok dari kalimat. Untuk membentuk penekanan dalam suatu kalimat, ada beberapa cara, yaitu:

a. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di depan kalimat (di awal kalimat).

Contoh:

  1. Harapan kami adalah agar soal ini dapat kita bicarakan lagi pada kesempatan lain. → Pada kesempatan lain, kami berharap kita dapat membicarakan lagi soal ini.

  1. Presiden mengharapkan agar rakyat membangun bangsa dan negara ini dengan kemampuan yang ada pada dirinya. → Harapan presiden ialah agar rakyat membangun bangsa dan negaranya.

b. Membuat urutan kata yang bertahap

Contoh:

  1. Bukan seribu, sejuta, atau seratus, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. (salah) → Bukan seratus, seribu, atau sejuta, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. (benar)

c. Melakukan pengulangan kata (repetisi).

Contoh:
Cerita itu begitu menarik, cerita itu sangat mengahrukan.

d. Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan.
Contoh:
Anak itu bodoh, tetapi pintar.

e. Mempergunakan partikel penekanan (penegasan), seperti: partikel –lah, -pun, dan –kah.

Contoh:

  1. Dapatkah mereka mengerti maksud perkataanku?
  2. Dialah yang harus bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas ini

Syarat Syarat Kalimat Efektif

Syarat-syarat kalimat efektif adalah sebagai berikut: 
  1. Secara tepat mewakili pikiran pembicara atau penulisnya. 
  2. Mengemukakan pemahaman yang sama tepatnya antara pikiran pendengar atau pembaca dengan yang dipikirkan pembaca atau penulisnya.

Contoh Kalimat Tidak Efektif Dalam Kehidupan Sehari-hari

  1. Para hadirin dimohon berdiri (tidak efektif) →  Hadirin kami mohon berdiri (efektif)
  2. Mengharapkan akan belas kasihan (tidak efektif) → Mengharapkan belas kasihan (efektif)
  3. Untuk mempersingkat waktu, kami teruskan acara ini. (tidak efektif)  → Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini. (efektif) 

Sumber :

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Fauzi Firdaus - Shiroi - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan - Redesign by FauziF -