Posted by : Unknown 24 Nov 2015



Pengertian Kerangka Karangan


Kerangka karangan adalah rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan yang akan ditulis, dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur. Kerangka karangan dibuat untuk mempermudah penulisan agar tetap terarah dan tidak keluar dari topik atau tema yang dituju. Pembuatan kerangka karangan ini sangat penting, terutama bagi penulis pemula, agar tulisan tidak kaku dan penulis tidak bingung dalam melanjutkan tulisannya

Fungsi atau Manfaat Kerangka Karangan

  1. Untuk memudahkan penulisan sebuah karya tulis agar menjadi lebih sistematis dan rapih.
  2. Untuk mencegah penulis keluar dari ide awal yang akan dibahas dalam suatu karangan yang akan digarap.
  3. Untuk mencegah penulis membahas suatu ide atau topik bahasan yang sudah dibahas sebelumnya.
  4. Untuk memudahkan penulis mencari informasi pendukung suatu karangan yang berupa data atau fakta.
  5. Untuk membantu penulis mengembangkan ide-ide yang akan ditulis di dalam suatu karangan agar karangan menjadi lebih variatif dan menarik.
  6. Cara Membuat Kerangka Karangan

Cara Membuat Kerangka Karangan

Merumuskan tema dan menetukan judul suatu karanganSebelum membuat karangan, tentukanlah dahulu tema karangan yang akan dibuat. Tema ini yang akan mempengaruhi seluruh isi dari karangan yang akan dibuat. Pilihlah tema-tema yang sedang hangat atau tema yang menjadi kesenangan Anda. Hal ini akan sangat membatu untuk 

Mengembangkan karangan.
Setelah mendaptkan tema, tentukan juga judul karangan yang akan dibuat. Usahakan membuat judul yang singkat dan menarik pembaca untuk membaca karangan tersebut.

Mengumpulkan bahan
Setelah mendapatkan tema, yang harus dilakukan adalah mengumpulkan bahan pendukung yang berupa topik-topik yang berhubungan dengan tema untuk dikembangkan menjadi sebuah karangan. Topik-topik tersebut antara lain, pengertian, tujuan, jenis, contoh, dan lain-lain. Catatlah semua topik yang terlintas di dalam pikiran untuk memudahkan penseleksian bahan atau topik.

Menseleksi bahanSetelah mendapatkan topik, seleksilah topik-topik tersebut yang sesuai dengan tema karangan dan penting. Hindari membahas topik-topik yang tidak penting untuk di bahas.

Mengembangkan kerangka karangan
Jika sudah mendapatkan tema, judul dan topik, buatlah karangan yang utuh dengan cara mengembangkan kerangka karangan yang telah dibuat. Perluas topik-topik yang telah ditentukan pada kerangka dan usahakan jangan membahas topik yang tidak ada di dalam kerangka karangan.


Contoh Kerangka Karangan

1. Tema : Kesehatan
Judul : Manfaat Tidur Cukup Bagi Kesehatan

2. Definisi
2.1 Pengertian tidur cukup
3. Dampak Kurang tidur
3.1 Kurang tidur dapat menyebabkan tergangunya konsentarsi
3.2 Kurang tidur mudah terserang penyakit
3.3 Kurang tidur dapat mempengaruhi emosi

4. Manfaat tidur cukup
4.1 Meningkatkan konsentrasi
4.2 Meningkatkan daya tahan tubuh
4.3 Meningkatkan energi

5. Tips agar tidur nyenyak
5.1 Berolahraga
5.2 Membuat jadwal tidur
5.3 Jangan mengkonsumsi makanan berat sebelum tidur

Jenis Jenis Pola Kerangka


Setelah mengetahui langkah-langkah penyusunan kerangka karangan kita juga harus mengetahui pola apa yang akan digunakan dalam mengembangkan kerangka karangan. Pada dasarnya pola kerangka karangan ada 2 jenis yaitu, pola alamiah dan pola logis.

Pola alamiah

Suatu urutan unit-unit kerangka karangan sesuai dengan keadaan yang nyata di alam. Sebab itu, pola alamiah dapat dibagi menjadi tiga bagian utama, yaitu urutan berdasarkan waktu (kronologis), urutan berdasarkan ruang (spasial), dan urutan berdasarkan topik yang sudah ada.

Pola logis

Urutan logis sama sekali tidak ada hubungan dengan suatu ciri yang inheren dalam materinya, tetapi erat hubungannya dengan tanggapan penulis. Pola logis dibagi menjadi enam, yaitu urutan klimaks dan anti klimaks, urutan kausal, urutan pemecahan masalah, urutan umum – khusus, urutan familiar, dan urutan akseptabilitas.

Ada dua macam kerangka karangan, yaitu berdasarkan sifat perinciannya dan berdasarkan perumusan teksnya. Berikut penjelasannya.

Berdasarkan perinciannya

Berdasarkan perincian yang dilakukan dalam membuat kerangka karangan dibedakan menjadi dua yaitu, kerangka karangan sementara dan kerangka karangan formal.

Berdasarkan perumusan teksnya

Sesuai dengan cara merumuskan teks dalam tiap unit dalam sebuah kerangka karangan, dibedakan menjadi kerangka karangan kalimat dan kerangka karangan topik.




Sumber :
http://www.bahasaindonesiaku.net/2015/09/cara-membuat-kerangka-karangan-dan-contohnya-terbaik.html
http://www.kelasindonesia.com/2015/04/pengertian-contoh-kerangka-karangan-dan-cara-membuatnya.html

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Fauzi Firdaus - Shiroi - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan - Redesign by FauziF -