Posted by : Unknown
21 Apr 2016
Untuk memenuhi tugas saya. Maka pada post blog kali ini saya akan menjelaskan mengenai pendapat saya tentang kondisi Indonesia saat ini. Akhir akhir ini banyak sekali kejadian kejadian menarik tentang kondisi Indonesia saat ini. Salah satunya adalah mengenai Tidak stabil nya perekonomian di Indonesia, hal tersebut dikarenakan tidak stabilnya mata uang Indonesia saat itu yang hampir mententuh angka Rp14.000,00 untuk 1dollar nya. Hal tersebut menyebabkan harga kebutuhan pokok di Negara kita kian tidak stabil.
Beberapa hari yang lalu saya sempat mewancarai beberapa orang ibu ibu mengenai hal tersebut dan mereka mengatakan hal tersebut sangat disayangkan sekali, dikarenakan tidak stabil nya perekonomian Indonesia membuat mereka kadang harus berpikir keras untuk memenuhi kebutuhan hidup nya
Ada lagi kasus mengenai harga Minyak dunia di Indonesia tidak stabil, dan masih disebabkan oleh yang namanya Currency war, sempat berdampak besar di Indonesia, harga bensin untuk berbagai macam kendaraan pun tidak stabil, namun setelah beberapa minggu menurut saya harga bensin di Indonesia turun cukup rendah.
Belum lagi menurut saya kondisi Indonesia saat ini sepertinya tidak menunjukkan perubahan yang signifikan, salah satu contoh mengapa saya mengatakan tidak ada nya perubahan yang signifikan adalah rangking Indonesia pada Human Development Index (HDI), pada tahun 2014 hingga saat ini rangking Indonesia tetap berada pada rangking 110 dari seluruh dunia, Sangat jauh sekali dibandingkan beberapa Negara di Asia tenggara seperti Singapura yang menduduki peringkat 11 dan Malaysia di peringkat 62. HDI adalah statistic angka pendidikan dan pendapatan per kapita suatu negara. Menurut saya mengenai hal ini sangatlah menarik dikarenakan, dahulu Malaysia belajar ke negara kita, namun sekarang mereka jauh diatas kita.
Di negara kita pun masih banyak yang namanya perpecahan, dari hal kecil sampai yang terlihat jelas di mata public, perang antar suku pun masih sering terjadi di beberapa daerah, belum lagi yang namanya “perang kekuasaan” di kalangan pemerintah masih sering terjadi, menurut saya terkadang terlihat sekali akan yang namanya haus akan kekuasaan, dan demi mendapatkan kekuasaan tersebut mereka rela melakukan apapun.
Dari tahun ketahun pun korupsi kian meningkan, hutang negara terus bertambah tiap tahunnya. Semua disebabkan yang namanya kebutuhan hidup yang terjadi di negara kita sendiri. Orang orang yang korupsi tidak peduli akan sesame, mereka mementingkan diri mereka sendiri dan seakan akan tanpa ada nya penyesalan telah melakukan korupsi yang sangat merugikan rakyat. Hal tersebut sangat lah menyedihkan, dibalik orang orang yang susah untuk berjuang hidup di negara kita ini, ada segelintir orang yang tidak bersyukur dengan rezeki yang telah diberikan dan akhirnya melakukan korupsi.
Untuk akhir akhir ini berita yang sedang sangat popular adalah berita mengenai rencana reklamasi yang berada di Jakarta dan reklamasi yang berada di Bali, mengenai reklamasi ini pun menimbulkan komentar komentar yang bernada pro dan kontra. Namun menurut saya pribadi mengenai reklamasi tersebut akan menimbulkan yang namanya perubahan lingkungan dan ekosistem di sekitarnya. Saya pernah mewancarai seorang teman yang kebetulan tinggal di Bali, dia mengatakan untuk sangat menolak yang namanya reklamasi yang terjadi di Bali tersebut dikarenakan menurut dia, jika hal itu terjadi ya mungkin memang yang namanya lapangan pekerjaan akan bertambah namun dibalik semua itu ada juga hal hal yang tidak menyenangkan, seperti beberapa daerah akan menjadi daerah yang rentan akan banjir, rusaknya terumbu karang disekitar sana, dan terjadinya abrasi, dan menurut dia pun belum tentu jika hal tersebut terjadi orang orang disekitar sana yang akan diuntungkan malah mungkin nantinya jika rekmasi terjadi malah makin banyak sekali penduduk local yang di rugikan.
Mengenai hal reklamasi teluk benoa yang berada di Bali dan reklamasi pantai utara yang berada di Jakarta menurut saya sepertinya Indonesia belum siap untuk menjalankan itu semua, yang saya maksud belum siap disini adalah dikarenakan masih banyaknya orang orang yang melakukan korupsi dan tidak bisa jujur dan mementingkan rekan rekan satu negaranya sendiri. Pengerjaan reklamasi ini adalah salah satu project yang cukup besar menurut saya dan tidak mungkin jika masih banyaknya orang yang melakukan korupsi, project ini tidak ada orang yang melakukan korupsi, pasti ada segelintir orang yang akan berani melakukan korupsi. Namun bisa korupsi tidak akan terjadi tapi syaratnya adalah sadarnya akan orang orang yang bertanggung jawab di dalam project tersebut akan tanggung jawab yang diberikan pada mereka.
Penyebab lainnya banyak nya korupsi di Indonesia adalah masih lemahnya hukum yang berlaku di Indonesia, dan itu membuat para koruptor tidak jera dalam melakukan korupsi, masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa hukum di Indonesia masih dapat dibeli oleh uang, mengapa saya mengatakan demikian, sudah banyak sekali contoh seperti mengenai orang miskin yang mencuri singkong karena kelaparan dan akhirnya dia divonis mendapatkan hukuman penjara selama 2,5 tahun, dan coba bayangkan berapa lama hukuman yang didapatkan oleh para koruptor, rata rata para koruptor mendapatkan hukuman 5-15 tahun. Bagi orang yang dapat berfikir logis apakah ini sangat adil? Tentu mungkin orang orang yang membaca artikel saya ini dapat menjawabnya sendiri.
Apakah beberapa tahun kedepan Indonesia masih akan seperti ini atau akan berubah? Hal tersebut tidak ada yang tahu jawabannya. Namun saya pribadi cukup pesimis bahwa negara kita ini akan dapat lebih maju dari pada saat ini, mengapa saya mengatakan demikian, itu dikarenakan rusaknya generasi penerus bangsa saat ini yang lebih senang berfoya foya dibanding peduli akan sesama. Namun saya pun juga tetap ingin melihat negara ini lebih baik dari sebelumnya.
Sebenarnya masih banyak sekali kasus yang saya ingin bahas mengenai kondisi Indonesia saat ini, namun jika saya bahas kasus kasus tersebut pun tidak akan ada habisnya. Semoga Indonesia dapat menjadi negara yang lebih baik, lebih maju, dan lebih di pandang oleh negara lainnya, Aamiin.
